Kanal

Network

Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 sinaracehbaru.com
Allright Reserved

Meneguhkan Aceh sebagai Episentrum Riset Keberlanjutan Lingkungan dan Satwa Liar

Oleh
Selasa, 14 Oktober 2025 - 03:17 WIB

Meneguhkan Aceh sebagai Episentrum Riset Keberlanjutan Lingkungan dan Satwa Liar

Oleh: Dr. Ir. TM Zulfikar, S.T., M.P., IPU.*

====> Aceh sekali lagi menjadi panggung penting bagi dunia akademik dan lingkungan. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) baru saja melaksanakan Konferensi Internasional tentang Riset Keberlanjutan Lingkungan dan Satwa Liar (International Conference on Sustainable Environmental and Animal Research/ICSEAR), sebuah langkah berani dan visioner di tengah ancaman nyata terhadap keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem. Di tengah hiruk-pikuk isu politik dan pembangunan yang kerap menyingkirkan alam ke pinggir wacana, kegiatan ini seperti oase yang menyegarkan nalar dan nurani.

Konferensi ini bukan sekadar ajang akademik rutin. Ia adalah bentuk tanggung jawab moral dan intelektual perguruan tinggi terhadap masa depan bumi. Di ruang-ruang diskusi itulah, para peneliti, akademisi, dan praktisi bertemu untuk menelisik persoalan besar: bagaimana menjaga keberlanjutan ekosistem di tengah desakan pembangunan, eksploitasi sumber daya, dan perubahan iklim yang makin ekstrem.

Fakultas Kedokteran Hewan USK layak diapresiasi. Mereka menempatkan riset satwa liar bukan hanya sebagai kajian biologi atau kesehatan hewan semata, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk memahami relasi manusia dengan alam secara lebih utuh. Satwa liar adalah indikator kesehatan lingkungan, jika mereka punah atau terganggu, maka sesungguhnya manusia pun sedang kehilangan keseimbangan hidupnya.

Lebih dari itu, Aceh memiliki modal besar yang menjadikannya relevan dan strategis dalam riset keberlanjutan. Dari hutan Aceh (baik kawasan ekosistem Leuser maupun Ulu Masen) yang menjadi rumah bagi spesies endemik dunia, hingga garis pantai yang panjang dengan kekayaan laut yang luar biasa, semuanya adalah laboratorium alam terbuka yang tak ternilai. Namun, semua itu juga sedang berada di tepi jurang akibat deforestasi, perburuan, dan kebijakan yang sering kali abai terhadap daya dukung lingkungan.

Konferensi ini menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh diam di menara gading. Hasil riset harus turun ke kebijakan, ke masyarakat, dan menjadi bahan pertimbangan dalam setiap keputusan pembangunan. Universitas tidak boleh hanya menjadi saksi, tetapi harus menjadi aktor yang berani bersuara dan memberi arah bagi masa depan lingkungan kita.

Namun, pekerjaan belum selesai. Tantangan berikutnya adalah bagaimana memastikan konferensi ini tidak berhenti di ruang seminar. Butuh keberlanjutan: jejaring riset yang solid, kolaborasi lintas negara, serta sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Tanpa itu, semua gagasan hanya akan menguap sebagai slogan akademik yang manis di telinga tapi hampa di lapangan.

Aceh harus menjadi contoh, bahwa menjaga satwa liar dan lingkungan bukanlah hambatan pembangunan, melainkan fondasi keberlanjutan masa depan. Dan Fakultas Kedokteran Hewan USK telah menunjukkan, bahwa ilmu pengetahuan yang berpihak pada alam bukan sekadar tuntutan moral, tetapi kebutuhan zaman.

Karena pada akhirnya, masa depan bumi bergantung pada satu hal: seberapa serius kita mendengar suara alam, sebelum ia benar-benar diam. (*)

*)Penulis adalah Akademisi dan Praktisi Lingkungan di Aceh

BERITA LAINNYA

Satreskrim Polres Aceh Selatan Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Milik Lansia di Kluet Utara

  Tapaktuan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan Polda Aceh berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian yang

| 2 hari lalu

Panen Raya di Kluet Timur, Bupati H. Mirwan Tegaskan Para Petani Harus Dapat Pupuk Subsidi yang Merata 

  Aceh Selatan-SAB: Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS,SE,M.Sos, melaksanakan panen raya padi di desa Paya Dapur Kecamatan Kluet Timur,

| 6 hari lalu

Bupati Aceh Selatan Lantik Ketua dan Anggota Baitul Mal PAW

  Aceh Selatan-SAB: Bupati Aceh Selatan H. Mirwan, MS,SE,Msos melantik Ketua dan anggota Baitul mal pejabat antar waktu (PAW) yang

| 7 hari lalu

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Selatan Bantu Korban Kebakaran dan Pulihkan Trauma Anak-anak

  Tapaktuan – Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., lakukan kunjungan kemanusiaan dengan memberikan bantuan masa panik kepada

| 1 minggu lalu

Pelaksanaan Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal ICMI Aceh 1447 H: Mempererat Silaturrahim dan Menjunjung Nilai Kebersamaan

  Banda Aceh, 29 Maret 2026. Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Aceh menyelenggarakan kegiatan Peusijuek Balee dan

| 2 minggu lalu

13 RUKO LUDES TERBAKAR DI KOTA FAJAR ACEH SELATAN

  ACEH SELTAN-SAB: Pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2026 sekitar pukul 02.20 WIB telah terjadi kebakaran 13 Unit Ruko

| 2 minggu lalu

Plt Sekda Aceh Selatan Tinjau Layanan Kesehatan dan Kesiapsiagaan Damkar Pasca Idul Fitri

  ACEH SELATAN – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, SE, MM melakukan peninjauan langsung ke

| 2 minggu lalu

Pentingnya Kesadaran Masyarakat Dalam Mengelola Sampah di Kota Banda Aceh

Pentingnya Kesadaran Masyarakat Dalam Mengelola Sampah di Kota Banda Aceh Oleh: Dr. Ir. TM Zulfikar, S.T., M.P., IPU (Dosen Teknik

| 2 minggu lalu

Diduga Sudah Menjadi Tradisi, Dua Minggu Jelang Lebaran Para Kepala Dinas Asel Kurang Aktif Masuk Kantor

  Aceh Selatan-SAB: Seakan sudah jadi tradisi jelang dua minggu lagi lebaran idul Fitri aktifitas kantor pemerintah kabupaten Aceh selatan

| 3 minggu lalu
Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 sinaracehbaru.com
Allright Reserved
CONTACT US PT. Sinar Aceh Baru,
Jl. Kasturi No. 7B Gp. Keuramat Kuta Alam Banda Aceh, 23123
Telp: 08126962239