Kanal

Network

Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 sinaracehbaru.com
Allright Reserved

Segenggam Beras yang Menggerakkan Dari Dapur-Dapur Sederhana di Meulaboh, Lahir Gerakan Berbagi yang Terus Menyala

Laporan
Selasa, 28 April 2026 - 08:29 WIB

Aceh Barat, 28 April 2026 — Tidak semua gerakan besar lahir dari sesuatu yang besar.

Di Batu Putih, Meulaboh, ia justru dimulai dari dapur-dapur sederhana—dari tangan-tangan ibu rumah tangga yang setiap hari memasak untuk keluarganya.
Saat menanak nasi, mereka berhenti sejenak.

Bukan karena lupa…
tetapi karena sengaja menyisihkan.
Satu genggaman beras.
Tidak lebih.
Namun dari kebiasaan kecil yang diulang itu, sebuah gerakan kepedulian tumbuh—diam-diam, konsisten, dan kini mulai memberi dampak nyata.

Gerakan ini hidup di tengah jamaah Akademi Kehidupan Qur’ani melalui program pengajian Beut Droe. Sebuah majelis yang tidak hanya mengajarkan Al-Qur’an sebagai bacaan, tetapi sebagai jalan hidup.

Dari Majelis ke Dapur, Lalu Kembali ke Masyarakat

Setiap pekan, jamaah berkumpul dalam pengajian. Mereka belajar membaca Al-Qur’an, memahami adab, dan memperbaiki diri.
Namun pembelajaran itu tidak berhenti di ruang kajian.

Ia bergerak… masuk ke rumah.
Masuk ke dapur.
Masuk ke kebiasaan sehari-hari.
Setiap kali memasak, jamaah menyisihkan segenggam beras.
Tanpa kewajiban.
Tanpa tekanan.
Hanya kesadaran.

Beras itu kemudian dikumpulkan, dan pada Minggu terakhir setiap bulan, dibawa ke majelis untuk disatukan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, pelengkap santunan seperti telur dan minyak makan berasal dari infaq Rp2.500 per orang setiap kali pengajian mingguan—jumlah kecil yang, ketika dikumpulkan, menjadi cukup berarti.
Di situlah pola itu terbentuk:
ngaji setiap minggu, berbagi setiap akhir bulan.

Orang-Orang di Balik Gerakan Sunyi

Di balik gerakan yang tampak sederhana ini, ada orang-orang yang menjaga agar ia tidak padam.
Ustadz Syamsul Kamal, sebagai pendiri AKQ, guru pengajar, sekaligus pembina program, meletakkan fondasi bahwa ilmu tidak boleh berhenti di lisan. Ia harus hidup dalam amal.

Di lapangan, Supiani, Bunda Imarah AKQ, menjadi penggerak utama. Ia bukan hanya penanggung jawab program Beut Droe, tetapi juga sosok yang memastikan jamaah tetap terhubung dengan tujuan awal—mengingatkan, mengoordinir, bahkan menjaga ritme kebiasaan kecil seperti menyisihkan beras.

Di sisi pelayanan, Irma Fitri, Amd, sebagai Bunda Khidmah, memastikan bahwa apa yang dikumpulkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Ia mengurus distribusi, memastikan bantuan tepat sasaran, dan menjaga kepercayaan jamaah.

Sementara itu, Ermaini, SE, Bunda Hikmah, hadir sebagai penjaga arah. Dengan saran-saran bijaksana, ia mengontrol dan mengarahkan agar program tetap berjalan dalam nilai—tidak sekadar kegiatan, tetapi juga pembinaan.

Tidak ada sorotan berlebihan atas peran-peran ini.
Namun justru di situlah kekuatannya:
kerja sunyi… yang berdampak nyata.
Ketika Kecil Menjadi Besar
Gerakan ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, penyaluran santunan telah beberapa kali dilakukan dan mendapat perhatian media.
Namun yang membuatnya berbeda bukanlah publikasinya—
melainkan keberlanjutannya.
Ia tidak berhenti.
Tidak musiman.
Tidak bergantung pada momentum.
Ia berjalan… karena dijaga bersama.

Lebih dari Sekadar Santunan

Bagi jamaah, ini bukan sekadar program berbagi.
Ini adalah latihan hati.
Belajar bahwa:
memberi tidak mengurangi…
berbagi tidak membuat kekurangan…
dan kebahagiaan sering datang… justru saat kita melepas.

Dari Meulaboh, Sebuah Pelajaran Sederhana
Apa yang terjadi di Batu Putih mungkin terlihat kecil bagi sebagian orang.
Namun di tengah dunia yang sering mengukur segalanya dengan angka besar, gerakan ini menghadirkan pelajaran sederhana:

Bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Kadang…
ia hanya butuh satu genggaman.
Dan ketika genggaman itu dilakukan bersama,
dijaga setiap hari,
dan disalurkan dengan ikhlas—
ia akan tumbuh…
menjadi kepedulian yang hidup.

Dari dapur-dapur sederhana di Meulaboh,
segenggam beras itu terus bergerak.
Setiap bulan. Tanpa henti.

BERITA LAINNYA

Bupati Aceh Selatan Resmikan SPBU Nelayan KNTI di Bakongan Timur

  Aceh Selatan, SAB: Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS meresmikan SPBU Nelayan di Bakongan Timur Selasa 28/04/2026. Dalam berlangsungnya

| 2 hari lalu

GeRMAS Tuntut Bupati Secepatnya Copot Plt Direktur RSUD YA Tapaktuan

  Tapaktuan, SAB: GeRMAS Gelar Konferensi Pers, Menuntut Bupati Aceh Selatan agar secepat mungkin mencopot Plt Direktur RSUD YA Tapaktuan.

| 4 hari lalu

Surat Izin Operasional RSUD-YA Tapaktuan Aceh Selatan Sudah Dikantongi, Wajib Layani Pasien

TAPAKTUAN |– Rumah Sakit Umum Daerah – dr. H. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan naik menjadi tipe B

| 5 hari lalu

Pelayanan Publik yang Tersandera di Kantor Gubernur Aceh

Pelayanan Publik yang Tersandera di Kantor Gubernur Aceh Oleh: Dr. Ir. TM Zulfikar; Pemerhati Sosial & Lingkungan Aceh ====> Pelayanan

| 1 minggu lalu

Bupati Aceh Selatan Buka Turnamen Sepak Bola Mawar Cup 1

  Aceh Selatan-SAB: Bupati Kabupaten Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE MSos membuka Open Turnamen Sepakbola Mawar Cup 1 Tahun

| 1 minggu lalu

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Kembali Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Dibekuk Usai Keluar dari Rutan

  Tapaktuan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan Polda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas dengan

| 2 minggu lalu

Banyak Anak Pintar, Tapi Bingung Hidup

Banyak Anak Pintar, Tapi Bingung Hidup Oleh: Ustadz Syamsul Kamal Di tengah dunia yang semakin kompetitif, banyak orang tua berlomba-lomba

| 2 minggu lalu

Dari Hulu ke Hilir: Krisis DAS Aceh yang Diabaikan

Dari Hulu ke Hilir: Krisis DAS Aceh yang Diabaikan Oleh: Dr. Ir. TM Zulfikar, S.T., M.P., IPU. (Praktisi & Akademisi

| 2 minggu lalu

Warga Kecamatan Jantho Beri Ultimatum 3 Hari, Tambang Ilegal Wajib Berhenti

  JANTHO – Warga yang tergabung dalam rapat koordinasi di Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho, memberikan ultimatum keras kepada pelaku

| 3 minggu lalu

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Amankan Pelaku Pencurian Minyak Nilam di Kluet Utara

  Tapaktuan – Polres Aceh Selatan Polda Aceh melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian

| 3 minggu lalu
Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 sinaracehbaru.com
Allright Reserved
CONTACT US PT. Sinar Aceh Baru,
Jl. Kasturi No. 7B Gp. Keuramat Kuta Alam Banda Aceh, 23123
Telp: 08126962239