Aceh Barat, 16/08/2025. Muhammad Fawazul Alwi, Ketua PD Gerakan Pemuda Al-Washliyah Kab. Aceh Barat
“Alhamdulillah 15 Agustus ini sudah masuk 20 tahun perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) & Republik Indonesia. Mari kita rawat terus perdamaian ini, jangan selalu Aceh ini dalam kondisi berperang & Konflik selalu.”
“Alhamdulillah juga saat ini Aceh sangat kondusif secara society, kondusif dan sinkron juga secara politik antara daerah & pusat, meski beberapa waktu lalu sedikit syeh syoh.”
“Kami berharap Pemerintah RI untuk selalu komitmen & tidak mengkhianati apa yang sudah menjadi kesepakatan perdamaian, MoU Helsinki ini bukan hanya selembar dua lembar kertas usang, tapi ruh yang menjiwai rekonsiliasi & reintegrasi rakyat Aceh”
“Tuntaskan semua kesepakatan MoU Helsinki, hanya itu saja permintaan masyarakat Aceh. kami Aceh sangat menghargai & menghormati apa yang sudah disepakati pada perdamaian. Jangan meniru sifat penjajahan Kolonial dahulu yang suka mengkhianati perjanjian dan menjadikan upaya kesepakatan damai sebagai usaha mengelabui demi enaknya sendiri.”
“Jangan lukai lagi masyarakat Aceh dengan ancaman intimidasi, dan rasa curiga yang berlebih, karena Aceh ini menghargai orang lain & menjunjung tinggi komitmen, karena salah satu sifat orang Aceh adalah amanah.”
“Kami tekankan juga, dan berharap kepada seluruh masyarakat Aceh untuk senantiasa menjaga kondusifitas & perdamaian yang sudah kita sepakati, jangan terprovokasi & terpengaruh oleh propaganda baik dari luar maupun dari dalam.”




