Kanal

Network

Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 sinaracehbaru.com
Allright Reserved

Banyak Anak Pintar, Tapi Bingung Hidup

Oleh
Jumat, 17 April 2026 - 08:42 WIB

Banyak Anak Pintar, Tapi Bingung Hidup
Oleh: Ustadz Syamsul Kamal

Di tengah dunia yang semakin kompetitif, banyak orang tua berlomba-lomba menjadikan anaknya unggul dalam berbagai bidang. Nilai tinggi, prestasi gemilang, dan kemampuan akademik kerap dijadikan ukuran keberhasilan. Jum’at 12/04//2026

Sekilas, tidak ada yang salah dengan itu.
Namun jika kita melihat lebih dalam, muncul satu pertanyaan yang jarang kita renungkan secara serius: apakah semua itu benar-benar cukup untuk membekali anak menghadapi kehidupan?

Hari ini, kita menyaksikan sebuah fenomena yang semakin nyata. Banyak anak yang terlihat pintar—mampu menjawab soal, meraih prestasi, bahkan menguasai berbagai bidang ilmu—namun di saat yang sama, mereka kesulitan menemukan arah hidupnya.

Mereka tahu banyak hal, tetapi tidak tahu untuk apa mereka tahu.
Masalah ini bukan semata-mata terletak pada sistem pendidikan. Sekolah dan pesantren memiliki peran penting masing-masing. Namun persoalan yang lebih mendasar adalah cara kita menentukan standar keberhasilan.

Kita terlalu fokus pada apa yang terlihat: nilai, ranking, dan pencapaian. Sementara yang tidak terlihat—seperti makna, kesadaran, dan arah hidup—sering kali terabaikan.

Akibatnya, pendidikan menjadi proses yang padat, tetapi tidak selalu dalam.
Anak belajar banyak, tetapi tidak semua membekas.

Mereka sibuk, tetapi tidak selalu bertumbuh.
Dalam banyak kasus, ilmu yang diberikan hanya berhenti pada hafalan. Ia tidak menyentuh hati, tidak membentuk sikap, dan tidak membimbing kehidupan.

Padahal, hakikat ilmu dalam Islam bukan sekadar pengetahuan. Ilmu adalah cahaya—yang seharusnya menerangi hati dan menuntun langkah.

Ketika ilmu kehilangan ruhnya, ia berubah menjadi beban.
Kita tidak kekurangan anak pintar.
Yang kita hadapi hari ini adalah kekurangan makna dalam pendidikan.

Anak-anak tumbuh dengan banyak informasi, tetapi minim pemahaman. Mereka memiliki kemampuan, tetapi belum tentu memiliki arah.
Karena itu, yang perlu kita luruskan bukan sekadar metode, tetapi cara pandang.

Pendidikan bukan hanya tentang mencetak anak yang unggul secara akademik, tetapi membentuk manusia yang utuh.
Manusia yang:
beriman,
beradab,
dan mampu menghadapi kehidupan dengan bijak.

Ini bukan berarti kita menolak ilmu dunia, atau mengabaikan prestasi.
Justru sebaliknya.
Kita membutuhkan keseimbangan.
Ilmu dunia penting untuk kehidupan.
Namun nilai dan iman penting untuk arah kehidupan.

Jika keduanya berjalan bersama, anak akan tumbuh sebagai pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kuat.
Namun jika hanya salah satunya yang dikejar, maka ketimpangan akan terjadi.
Dan ketimpangan itulah yang hari ini mulai kita rasakan.

Sudah saatnya kita berhenti sejenak.
Bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi untuk bertanya:
Apakah yang kita kejar selama ini benar-benar yang paling penting?
Karena pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar mengisi pikiran, tetapi membentuk manusia yang utuh.

BERITA LAINNYA

Memaknai Konservasi Menurut TM. Zulfikar

TM. ZULFIKAR ==== > Memaknai dan memahami konservasi sangatlah penting karena berkaitan langsung dengan kelangsungan kehidupan manusia, makhluk hidup lainnya

| 1 tahun lalu

Balada BSI, Monopoli yang Menyengsarakan Serta Layanan yang Memalukan

Riski Alfandi Sejak awal diberlakukannya kebijakan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh, kita semua dipaksa untuk meninggalkan sistem perbankan

| 1 tahun lalu

DPD KAMPUD Lampung Timur Apresiasi Gerak Cepat Kejati Usut Dugaan Korupsi Proyek Dinas PUPR Lampung Timur

Lampung Timur – Sinar Aceh Baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) Kabupaten Lampung

| 1 tahun lalu

Melalui Giat Komsos Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Ciptakan Situasi Yang Baik Dengan Warga Binaan

Aceh Tamiang – Sinar Aceh Baru Menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan warga binaan adalah merupakan salah satu tugas pokok

| 1 tahun lalu

Guna Mengetahui Kondisi Wilayah, Sertu Rizal Rutin Komsos dengan Warga Binaan

Aceh Tamiang – Sinar Aceh Baru Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaan rutin dikakukan Babinsa Koramil 02/Karang Baru

| 1 tahun lalu

Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Petani Rawat Tanaman Cabe

Aceh Tamiang – Sinar Aceh Baru Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Serda Hanizar membantu warga binaan merawat tanaman cabai milik Pak

| 1 tahun lalu

Cegah Hama Tanaman, Sertu Indra Rusmana Bantu Petani Semprot Padi

Aceh Tamiang – Sinar Aceh Baru Babinsa Koramil 04/Bendahara jajaran Kodim 0117/Aceh Tamiang Sertu Indra Rusmana melaksanakan ketahanan pangan membantu

| 1 tahun lalu

Babinsa Bantu Petani Pindahkan Dan Tanam Padi

Aceh Tamiang – Sinar Aceh Baru Sertu Jefri Hartoni Babinsa Koramil 03/Seruway membantu petani memindahkan dan menanam bibit padi dilahan

| 1 tahun lalu

Pangdam IM Salurkan Bantuan Keramik untuk Fasilitas Ibadah di Nagan Raya Dan Mulai Dipasang

Nagan Raya, – Sinar Aceh Baru Dalam rangka mendukung perbaikan sarana ibadah masyarakat, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam

| 1 tahun lalu

Dukung Program Nasional, Pastikan Irigasi Sawah Berfungsi Optimal

Aceh Timur – Sinar Aceh Baru Dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 265/KPTS/OT.050/M/06/2024 tentang Satuan Tugas Antisipasi Darurat

| 1 tahun lalu
Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2026 sinaracehbaru.com
Allright Reserved
CONTACT US PT. Sinar Aceh Baru,
Jl. Kasturi No. 7B Gp. Keuramat Kuta Alam Banda Aceh, 23123
Telp: 08126962239