Kanal

Network

Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2024 sinaracehbaru.com
Allright Reserved

Ahli Sebut 4 Sektor Pendorong Ekonomi Aceh Harus Didukung oleh Lingkungan Hidup Yang Baik, Sehat dan Lestari

Oleh
Jumat, 15 September 2023 - 09:18 WIB

Banda Aceh, SAB: Upaya bersama dalam mengembangkan ekonomi dan perencanaan wilayah tentunya menjadi sangat penting di era otonomi saat ini. Seiring berjalannya waktu, perkembangan globalisasi serta adanya kesenjangan antata pusat dan daerah membuat persaingan antar wilayah menjadi sangat pesat dan memacu daerah-daerah untuk meningkatkan keunggulan serta daya saing wilayahnya agar dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakatnya.

Rangkaian upaya serta penyusunan berbagai regulasi atau kebijakan guna untuk memperluas nilai kehidupan dalam masyarakat, membuat lapangan pekerjaan, pemerataan suatu penghasilan masyarakat, memajukan kaitan antar ekonomi daerah serta mengalihkan suatu kegiatan perekonomian dari perekonomian utama menjadi sekunder dan tersier, kita memahami itulah yang dimaksud dengan pembangunan ekonomi, dimana arah dari pembangunan ekonomi yang diinginkan adalah bagaimana cara kita mengelola suatu daerah agar penghasilan masyarakatnya bertambah, diikuti bersama peningkatan kesejahteraan dengan suatu pemerataan yang sebaik mungkin.

Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Achris Sarwani beberapa waktu lalu kepada Media menyebutkan bahwa ada 4 (empat) sektor usaha yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh pada tahun 2023 ini, yakni pada sektor pertanian, pariwisata, pertambangan, dan industri pengolahan. “Keempat sektor usaha ini akan mendorong ekonomi Aceh ke depan, sehingga ekonomi akan tumbuh lebih berkualitas,” katanya.

Ia menjelaskan untuk sektor pertanian dan pariwisata merupakan sektor prioritas yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memitigasi risiko penahanan kinerja pada lapangan usaha tersebut. Selanjutnya, menurut dia, untuk sektor usaha pertambangan dan usaha industri pengolahan merupakan sektor potensial yang harus terus ditingkatkan secara lebih ☑️.

Namun demikian, pengembangan ke empat sektor tersebut akan sulit tercapai apabila kondisi lingkungan hidup di Aceh buruk, tidak sehat dan tidak lestari, kata pengamat/pemerhati lingkungan Aceh yang juga Dosen Prodi Teknik Lingkungan Universitas Serambi Mekkah (USM), TM Zulfikar. “Bayangkan bagaimana mungkin kita mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian, pariwisata, pertambangan dan perindustrian tersebut apabila kondisi lingkungan yang buruk dan tidak sehat tersebut dibiarkan berlarut-larut. Kerusakan hutan masih terus terjadi, banjir sudah menjadi langganan bukan cuma tahunan tetapi sudah bulanan, lalu krisis air juga sudah mulai dirasakan. Bahkan kerusakan lingkungan bukan cuma terjadi di darat dan di dataran tinggi (bagian hulu) , melainkan juga di wilayah pesisir dan kelautan kita yang seharusnya perlu penanganan segera”, tegasnya.

Saat ini saja kondisi hutan dan lingkungan kita belum baik, dimana kerusakan hutan dan lahan masih saja terjadi hampir di seluruh wilayah ekosistem yang ada di Aceh. Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang berisi hampir separuh luas wilayah Aceh contohnya, sampai saat ini saja belum ada jaminan bagaimana upaya kelola yang seharusnya dilakukan, padahal Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) No. 11 Tahun 2006, khususnya pada Pasal 150 ayat (1) telah menegaskan bahwa Pemerintah telah menugaskan Pemerintah Aceh untuk melakukan pengelolaan Kawasan ekosistem leuser di wilayah Aceh dalam bentuk perlindungan, pengamanan, pelestarian, pemulihan fungsi kawasan dan pemanfaatan secara lestari.
Menurut saya Pemerintah Aceh masih abai akan hal ini, buktinya dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh Tahun 2013-2033 saja hal ini yang begitu urgent bagi Pembangunan Aceh tidak diakomodir. Oleh karena itu dalam pelaksanaan revisi atau penyusunan baru dokumen RTRW Aceh yang sedang digodok saat ini oleh eksekutif dan legislatif Aceh harus diakomodir menjadi bagian penting dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Aceh, termasuk juga wilayah ekosistem penting lainnya di Aceh, ujar TM Zulfikar.

Kembali kepada pengembangan ke empat sektor diatas, pada sektor usaha pertanian saat ini perlu diperhatikan bagaimana pemerintah memastikan kondisi ketersediaan sumber air ditengah kondisi iklim yang tidak menentu. Irigasi yang benar-benar berfungsi secara baik misalnya, ini perlu diperhatikan. Banyak irigasi, waduk dan embung justru kering di saat musim kemarau dan terkesan surplus dimana-mana, dan mirisnya dihantam banjir saat musim hujan, dan hal ini sangat menggangu ketahanan pangan kita nantinya, tegas TM Zulfikar yang juga Koordinator Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) Aceh dan Direktur Eksekutif WALHI Aceh Tahun 2010-2013.

Lalu pada sektor pariwisata, banyak sekali lokasi-lokasi di Aceh yang dapat dikembangkan sebagai ekowisata, namun banyak kondisi dilapangan justru tidak mendukung dari sisi fasilitas, kebersihan dan berbagai sarana pendukung lainnya, padahal kita memiliki dinas pariwisata yang memiliki tugas dan fungsi yang melekat.

Pada sektor pertambangan di Aceh juga masih banyak yang harus diperhatikan, terutama pada sisi tata kelola pertambangan. Tata kelola tambang di Aceh juga masih belum baik, protes dari masyarakat karena kerusakan lingkungan akibat tambang masih sangat tinggi, begitu juga konflik antara masyarakat dengan perusahan juga kerap terjadi.

Begitu juga dengan sektor industri pengolahan, apa yang mau kita olah? Sawit saja bahan bakunya banyak diproduksi di Aceh, tapi di olahnya di luar Aceh, begitu juga dengan berbagai bahan baku di sektor lainnya seperti perikanan, perkebunan kecil, peternakan, dan berbagai industri lainya. Tidak usah jauh-jauh, telur dan ayam saja kita masih minim produksi, dan bahkan lebih banyak dikirim ke Aceh melalui Medan atau kota-kota di luar Aceh lainnya.

Oleh karena itu kita berharap Pemerintah Aceh dapat segera merevitalisasi kembali pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Aceh untuk berbagai sektor tersebut, dengan tetap memastikan kelestarian fungsi lingkungan di berbagai wilayah yang ada. Biar bagaimanapun iklim investasi yang baik perlu didukung oleh situasi dan kondisi iklim lingkungan hidup yang baik, sehat dan lestari, pungkas TM Zulfikar, Jumat, 15/9/2023.

Wartawan/editor: Deni El-Langsani

BERITA LAINNYA

Dirlantas Polda Aceh Imbau Pengguna Jalan Tol Siapkan Saldo yang Cukup

Banda Aceh — SAB: Masyarakat atau pemudik yang akan menggunakan jalur Tol Sibanceh diimbau agar menyiapkan saldo e-toll yang cukup.

| 11 jam lalu

Hari Kedua Idul Ritri, 1.157 Kendaraan Pemudik Gunakan Tol Sibanceh

Banda Aceh — SAB: Hari kedua lebaran atau hari raya Idulfitri 1445 hijriah, Kamis, 11 April 2024, dari pukul 06.00—12.00

| 11 jam lalu

Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Amankan Terduga Pelaku Asusila Terhadap Mahasiswi

Tapaktuan – SAB: Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Selatan Polda Aceh berhasil mengamankan seorang pria berinisial YY (34), salah

| 2 hari lalu

Kapolres Aceh Selatan Turut Semarakkan Pawai Takbir Keliling Bersama Forkopimda.

Tapaktuan – SAB: Dalam menyambut kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan menyambut Hari raya Idul Fitri 1445 H,

| 2 hari lalu

PJ. BUPATI ACEH SELATAN LEPAS ROMBONGAN TAKBIR KELILING IDHUL FITRI 1445 H

Tapaktuan, SAB: Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma melepas rombongan takbir keliling dalam rangka  menyemarakkan malam takbiran Hari Raya Idhul

| 2 hari lalu

Penerima Dana PKH Kecamatan Kluet Timur Mengeluh Karena Dananya Tidak Kunjung Cair

Aceh Selatan-SAB: Bukan satu atau dua bulan dan bukan satu atau dua orang warga masyarakat Kluet Timur mengeluhkan dana bansos

| 2 hari lalu

Kapolda Aceh Bersama Forkopimda Aceh Hadiri Pawai Takbir Idul Fitri

Banda Aceh, SAB: Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko, S. I. K., M. H, bersama Pejabat Forkopimda Aceh menghadiri pawai

| 2 hari lalu

Dua  Minggu Jelang  Lebaran Banyak Oknum  Kepala Dinas di Aceh Selatan Malas Masuk Kantor

Aceh Selatan-SAB:  Kepala Dinas dan Kepala Bidang di lingkungan pemerintahan Kabu paten Aceh Selatan dalam melaksanakan pelayanan terhadap publik sangat

| 3 hari lalu

Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Terbaik bagi Keluarga Korban Kecelakaan Tol Cikampek

Karawang-SAB: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa seluruh pihak terkait memberikan pelayanan terbaik keluarga korban kecelakaan Tol Jakarta—Cikampek KM

| 4 hari lalu

Dirlantas Polda Aceh Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Mobil Bak Terbuka Saat Mudik

Banda Aceh — SAB:  Masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan mobil bak terbuka atau mobil angkutan barang untuk mengangkut penumpang dalam

| 4 hari lalu
Logo sinaracehbaru.com
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
sinaracehbaru.com Facebook
sinaracehbaru.com Twitter
sinaracehbaru.com Instagram
sinaracehbaru.com YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2024 sinaracehbaru.com
Allright Reserved
IKLAN F1
IKLAN IKLAN IKLAN
CONTACT US PT. Sinar Aceh Baru,
Jl. Kasturi No. 7B Gp. Keuramat Kuta Alam Banda Aceh, 23123
Telp: 08126962239